KOLOMNEWS.COM. YOGYAKARTA – Momen pergantian akhir tahun sudah semakin dekat. Meskipun sudah ditetapkan aturan yang bertujuan untuk antisipasi penyebaran Covid-19, namun resiko penularannya sangat mengkhawatirkan.


Untuk itu sejumlah daerah berupaya untuk melakukan antisipasi terbaiknya, tak luput pula Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dikutip dari akun instagram Humas Pemda DIY, @humasjogja, Gubernur Daerah Istimewa menyampaikan beberapa pesan dan anjuran kepada warga masyarakat DIY terkait momen pergantian tahun 2021 dalam bentuk video (30/12/2020).

Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan kepada warga masyarakat DIY untuk menjadi subyek yang baik agar dapat menekan laju penularan Covid-19 dengan melakukan laku prihatin, menekan mobilitas, tidak bepergian jika tidak mendesak, tepa sarira, saling ngaruhke terutama kepada yang terdampak Covid-19 dan berdoa agar tahun 2021 adalah tahun kebangkitan bersama.


Mengutip Peraturan Gubernur Nomor 77/Tahun 2020, Sri Sultan HB X menyerukan ke semua elemen masyarakat untuk saling jaga diri, jaga sesama, baik yang beraktivitas di lingkungan kerja maupun yang berada di lingkungan sosial.


Peraturan Gubernur tersebut diterbitkan dalam rangka penegakan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan COVID-19 selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, dan sebagai pencegahan laju lonjakan kasus positif Covid-19 di DIY.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengajak masyarakat DIY untuk berperan aktif dengan memantau siapapun agar kondisi kesehatannya dapat dipastikan.

Lebih lanjut demikian isi Instruksi yang disampaikan kepada Bupati/Walikota se-DIY untuk ditindaklanjuti dan diberlakukan mulai 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.


1. Memperketat operasi yustisi/non yustisi untuk memastikan pelaksanaan isolasi terpusat dan protokol kesehatan.
2. Mencegah kegiatan sosial yang berpotensi mengumpulkan orang banyak.
3. Memperketat pembatasan sosial dengan pemberlakuan jam operasional pusat perbelanjaan/mall, warung makan, rumah makan, kafe, restoran, bioskop, tempat hiburan, dan tempat wisata dengan pelaksanaan jam operasional mulai pkl. 09.00 WIB – 22.00 WIB mulai tanggal 24 Desember 2020 s.d 8 Januari 2021.

4. Memperketat protokol kesehatan di rest area, tempat parkir, hotel, dan tempat wisata.
5. Optimalisasi pemanfaatan isolasi terpusat.
6. Mewajibkan kepada Pengelola Hotel/Penginapan dan Ketua RT/RW sebelum menerima tamu dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta untuk meminta hasil Rapid Test Antigen/Swab Antigen/ Swab PCR dengan hasil negatif dan masih berlaku.

Sumber : Humas Pemda DIY

Pewarta : Muh. Sanusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *