Bantul,kolomnews.com-Penggunaan alat mesin pertanian dalam pertanian sudah tidak bisa diabaikan. Salah satu ciri pertanian modern adalah menggunakan alat mesin pertanian, dari hulu hingga hilir. Dengan cara ini, peningkatan produksi bisa dilakukan. Karena alat mesin pertanian mampu menekan kerugian dan juga membuat pertanian menjadi efisien.

Hal itu diungkapkan Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih pada Acara Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dari Dinas Pertanian DIY kepada Petani Bantul di Aula Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul. Kamis (29/4/2021).

Lebih lanjut Bupati Bantul mengatakan, kepada para kelompok tani penerima bantuan, kami berharap bantuan alat mesin pertanian yang diberikan bisa dimanfaatkan secara maksimal, dipelihara dengan baik dan dioperasionalkan sesuai standar operasionalnya, sehingga akan memberikan akselerasi bagi terwujudnya pertanian bantul yang maju, mandiri dan modern.

“ Alat ini diberikan “tidak gratis” dalam artian ada targetnya. Targetnya adalah produksi bapak ibu para kadhang tani harus meningkat, “ kata Bupati Bantul.

Bupati menekankan bahwa, alat ini diberikan bukan untuk digunakan oleh pribadi tetapi harus dikelola dengan baik, jadi kelompok tani penerima bantuan saya harapkan dapat bertanggungjawab penuh. Setiap kelompok tani, Bupati harapkan mempunyai strategi dalam mengatur pola pemanfaatan, penggunaannya, begitu juga administrasinya agar kelompok tani yang bapak ibu pimpin dapat berkembang dan menyejahterakan seluruh anggotanya.

Mewakili Kepala Dinas Pertanian DIY Andi Nawa Candra mengatakan, Alsintan ini diperoleh dari APBD DIY dan Dana Pusat Kementerian Pertanian RI yang terdiri dari Traktor, Power Threser, dan Pompa Air. Dia mengharapkan Alsintan ini dapat bermanfaat bapak ibu petani, sehingga nantinya dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani.

“ Amanah Alsintan ini, harapannya nanti bisa dipelihara, dimanfaatkan bersama-sama dengan anggota yang lain, kemudian nanti bisa dirawat jangan sampai Alsintan ini nanti mangkrak. Dan nanti bapak ibu petani setelah mendapatkan Alsintan ini, apabila ingin mengajukan bantuan untuk peningkatan produksi dan sebagainya, silakan mengajukan kepada Dinas Pertanian DIY atau Bantul ataupun Pusat harus ada jeda waktu satu hingga dua tahun, tidak boleh berturut-turut, “ ucap Andi Nawa Candra.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Pertanian Bantul Yus Warseno mengatakan, dengan penyerahan bantuan Alsintan ini diharapkan  dapat memberikan manfaat khususnya bagi anggota kelompok lebih luasnya pada petani sekitar di luar kelompok, kelurahan, kapanewon, kabupaten maupun sampai luar kabupaten.

“ Untuk mengoptimalkan penggunaan Alsintan diperlukan operator yang handal baik dari segi fisik maupun kemampuan, sehingga perlu keterlibatan kaum muda di dalamnya, “ terang Yus Warseno.

Sumber : Pemkab Bantul

Pewarta : Gie Rahardjo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *