SAMARINDA,kolomnews– Ketua Taekwondo Indonesia ( TI ) Provinsi Kaltim Hasanuddin Mas’ud menerima kunjungan jajaran pengurus (TI) Kaltim di kantor DPRD Kaltim guna membahas berbagai persiapan jelang Porprov di Kabupaten Paser 9-13 Nopember 2026 mendatang.
Tak hanya itu, dalam obrolan santai itu Hasanuddin Mas’ud mengingatkan terkait arah pembinaan atlet menuju Pra-PON 2027.
” Pesan saya sederhana jangan jalan sendiri – sendiri. Semua bidang harus saling terhubung,termasuk bendahara agar program selaras dengan kemampuan anggaran yang ada,” tulis Hasanuddin Mas’ud dalam unggahan Instagram pribadinya.(30/10)
Ketua DPRD Kaltim ini juga mengingatkan soal disiplin administrasi, terkait setiap kegiatan mulai dari Diklat, persiapan atlet hingga kejuaraan harus punya proposal rencana anggaran dan dokumen pendukung yang jelas agar bisa dipertanggung jawabkan secara terbuka.
Hasanuddin Mas’ud menegaskan bahwa setiap bidang menyusun target ( timline ) yang terukur untuk Porprov mulai dari venue, sarana, regulasi, akomodasi atlet dan official harus dipastikan siap, termasuk batas usia dan domisili atlet yang masih dibahas di KONI.
” Rapat kerja seluruh pengurus sebaiknya rutin digelar, minimal tiga bulan sekali,” ujarnya.
Ketua DPRD Kaltim ini kembali menegaskan soal pendanaan terkait kebutuhan program mulai diklat pelatih dan wasit sampai pemusatan latihan Pra-PON.
” Kita harus realistik dana organisasi saat ini 2 Miliar, sementara kebutuhan jauh lebih besar,” tegas Hasanuddin.
Diakhir pesannya Hasanuddin Mas’ud menyebut sebagai orang tua bagi dunia olahraga di daerah mengharapkan atlet – atlet muda Kaltim punya jalan untuk berprestasi. Semoga Taekwondo Kaltim makin solid dan siap mengharumkan nama daerah di level nasional.
” Mari kita dukung bersama,” pesannya.(SM/kn)
