Bantul , kolomnews.com – Malam itu tepat H-2 sejumlah redaktur dan jurnalis media online kolomnews.com akan menggelar meeting internal rutin bulanan tiap tanggal 20. Sebuah kehormatan bagi para redaktur maupun jurnalis kolomnews yang biasa melakoni kerja-kerja kejurnalistikan mendekat bahkan membersamai bertumbuhnya bisnis para pelaku usaha UMKM. Lantaran, pada 20 Mei 2024 esok meeting internal kolomnews akan difasilitasi oleh “Angkringan Sawah.”

Angkringan yang beroperasi sekira dua bulan di Pajangan, Bantul ini menarget para konsumennya, yaitu kawula muda. Kelompok umur ini di antaranya adalah mahasiswa, pelajar sekolah menengah atas, penggerak organisasi kampus, penggerak organisasi kampung, hingga kelompok santri muda progresif yang sedang mencecap nikmatnya ilmu agama di pondok pesantren. Seperti yang umum kita mengerti, kalangan muda ini memiliki habit, seperti berselancar di dunia Maya; menghabiskan lebih dari separuh waktunya di gawai pribadinya; nongkrong tak sekedar nongkrong tapi nongkrong yang terarah; diskusi maupun sharing-sharing; mobilitas tinggi; memiliki aktivitas positif di luar rumah; penyuka tantangan; hingga membangun kedewasaan idealisme lewat aktivitas berorganisasi.

Saat jurnalis kolomnews kembali menyambangi Angkringan Sawah di H-2 malam lalu untuk finalisasi kesiapan meeting internal para punggawa media kolomnews yang difasilitasi oleh Angkringan Sawah, kami berdua ditemui langsung sosok anak muda berkacamata jebolan UIN Walisongo yang kini menduduki posisi Manajer Operasional Angkringan Sawah. Malam itu sekaligus malam akhir pekan. Beberapa kali terlintas dari tempat nongkrong kami, penampakan dari raut wajah para pengunjung angkringan yang kian berbinar meski waktu bergerak seolah pelan menuju tengah malam saat menyudahi kunjungannya ke Angkringan Sawah. Di tengah menjorok ke ruang belakang Angkringan nuansa duduk lesehan juga tak kalah membetot perhatian kami. Sejumlah anak muda duduk lesehan semacam membentuk kelompok diskusi. Tampak keseruan obrolan mereka meski dari tempat nongkrong kami sulit mendengar apa sesungguhnya yang sedang mereka diskusikan. Hanya bahasa tubuh yang bisa diamati. Mulai dari menyeruput segelas minuman yang umum tersaji di Angkringan, menyedot dalam-dalam rokok kretek kemudian asapnya dikeluarkan kembali serasa tergambar penuh lega.

Di sudut yang lain tampak tiga anak muda sedang mendiskusikan ihwal tema tertentu. Di depan ketiga anak muda yang asyik diskusi di pojokan ini masing-masing terdapat laptop lengkap dengan gawai yang diletakkan saling bersebelahan. Laptop ketiga anak muda ini sudah barang tentu terkoneksi ke internet lewat fasilitas free wifi yang disediakan oleh Angkringan Sawah. Demikian pula tak jauh dari tempat duduk kami, barangkali sebuah momen yang nyaris tak terulang untuk kesekian kalinya. Tampak seorang kawan disabilitas yang sedang ngobrol menggunakan gawai yang terhubung ke internet. Walau kawan disabilitas ini tidak sedang mendiskusikan sesuatu hal berdua dengan kawannya di Angkringan Sawah, namun gawai yang terhubung ke internet menfasilitasi kawan disabilitas ini untuk berkomunikasi dengan seorang kawannya yang berada di tempat yang berjauhan dengan dirinya.

Malam itu perlahan tiupan angin yang menerpa tubuh mengantarkan rasa dingin seiring waktu semakin bergerak menuju tengah malam. Sebelum kami berpamitan meninggalkan Angkringan Sawah, terbayang banyak pelajar yang bisa dipetik dari perjumpaan kami malam lalu. Terutama, dari obrolan kecil bersama Manajer Operasional Angkringan yang kini berstatus santri pengabdian usai mengenyam pendidikan sekaligus menggembleng karakter kepribadian sebelum Pondok Pesantren Al Imdad tempat belajarnya melepas anak muda berkacamata jebolan UIN Walisongo ini langsung ke masyarakat. Tampak dari mimik wajahnya, lalu pilihan kata yang terlontar dari lisannya, lantas bahasa tubuhnya saat terlibat diskusi kecil dengan kami. Betapa Karakter Building yang dipraktekkan sebuah lembaga pendidikan pelampauan atas hasilnya bisa dipersepsikan langsung saat diskusi berhadap-hadapan dengan siswa didiknya.

Muh Sanusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *