Yogyakarta, KOLOMNEWS.COM – Konferensi Pers dengan tema Upaya Penanggulangan TBC telah berlangsung  di Grand Kangen Hotel, Jalan Urip Sumoharjo Yogkarta, Senin 30 Oktober 2023.

Pengantar pembuka dilakukan  oleh Agus Triyanto dari SSR PKBI Yogyakarta, menyampaikan Program penamggulangan TBC didukung oleh Dinkes Kota Yogyakarta, Ormas. LSM, Nakes, masyarakat juga media”.

Sementara dari Krinandi Setyawan Komisi D, DPRD Kota Yogyakarta mengatakan ” Diperlukan penanganan pasien secara serius dan bagaimana pasien dapat kembali diterima di masyarakat,  Program Penanggulangan TBC adalah program wajib yang ada dalam APBD Kota Yogyakarta dan akan berkelanjutan dalam APBD tahun 2024″.

Tuberkulosis dinyatakan oleh World Health Organization [WHO] sebagai salah satu penyakit menular yang paling mematikan di dunia. Terlebih lagi dalam Global TBC Report dari WHO yang diterbitkan pada 27 Oktober 2022 disebutkan Indonesia kembali naik peringat dua dengan estimasi beban TBC terbanyak di dunia setelah India. Kasus TBC di Indonesia diperkirakan sebanyak 969.000
Demikian disampaikan pemateri dr. Astari Pranindya Sari, M. Sc, Sp. P dari RSA UGM Yogyakarta

Data Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta per 6 Desember 2022 ditemukan 1.143 kasus TBC semua tipe.
“Sebagai salah satu upaya eliminasi TBC diperlukan kolaborasi multi pihak baik dari pemerintah, pemangku kebijakan dan komunitas penanggulangan TBC di Kota Yogyakarta.”
Demikian disampaikan dr. Endang dari Dinkes Kota Yogyakarta

Pemateri dr. Astari juga menerangkan, penaggulangan TBC dapat dilakukan dengan TOSS TBC yaitu dalam penemuan kasus TBC melalui kegiatan Investigasi Kontak Rumah Tangga [IK RT] atau tracing kontak erat dan serumah, Investigasi Kontak Non Rumah Tangga [IK Non RT] dalam bentuk sosialisasi dan skrinning TBC ke masyarakat, edukasi pemberian Terapi Pencegahan TBC [TPT] balita kontak serumah, pendampingan pasien TBC Resisten Obat [RO] dan pelacakan pasien TBC Sensitif Obat [SO] dalam implementasi District Private Public Mix [DPPM], pengantaran spesimen dahak dan sebagainya.

Acara tersebut dihadiri oleh : Dinkes Kota Yogyakarta, Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, RSU PKU Yogyakarta, RS Panti Rapih, Kader TBC, Penyintas dan mass media.
Kegiatan diselenggarakan oleh SSR PKBI Yogyakarta berlangsung lancar.

Pewarta : Anny PE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *